Geser untuk memutar
👋 Petunjuk untuk pemula
- Pilih bangun di langkah 1, lalu isi ukurannya di langkah 2. Gambar 3D langsung berubah.
- Geser gambar untuk memutar. Tombol + dan − untuk zoom.
- Langkah 3 menampilkan volume dan luas, lengkap dengan cara hitungnya.
- Langkah 4 bersifat opsional. Pakai langkah ini kalau soal menyebut titik yang belum ada di gambar, misalnya titik tengah AB atau garis AB yang diperpanjang. Titik baru diberi nama M, N, dan seterusnya (berwarna oranye), lalu bisa langsung dipilih di langkah 5.
- Langkah 5 mencari jarak dua titik. Titik ditandai huruf besar.
- Langkah 6 mencari besar sudut yang dibentuk tiga titik, lengkap dengan caranya.
- Tiga panah di gambar adalah arah koordinat: x merah ke kanan (panjang), y hijau ke belakang (lebar), z biru ke atas (tinggi).
- Langkah 7–9 adalah materi SMA: jarak titik ke garis, jarak titik ke bidang, dan bidang irisan. Pilih titiknya, gambar langsung menunjukkan garis tegak lurus atau bidangnya. Langkah 10 menampilkan jaring-jaring. Pakai menu bulat di atas panel untuk loncat antar langkah.
- Langkah 11 berisi materi lanjutan: jarak dua garis bersilangan, sudut garis–bidang, sudut dua bidang, serta jarak garis atau bidang yang sejajar. Langkah 12 berisi latihan soal acak.
- Koordinat (x, y, z) adalah alamat sebuah titik: berapa langkah ke arah x, lalu y, lalu z dari titik awal (0, 0, 0).
1Pilih bangun ruang
2Isi ukuran
Semua ukuran harus angka lebih dari 0.
3Volume dan luas permukaan
4Butuh titik baru? (opsional)
Untuk soal seperti “titik tengah AB” atau “garis AB diperpanjang”.
+Tambah bangun di sisi mana saja
Pilih sisi kubus/balok, lalu pilih bangun yang mau ditempel di sisi itu. Boleh ditambah berkali-kali, di sisi yang sama atau di sisi lain.
Contoh gambar prisma segitiga 3-4-5: balok 4 × 6 × 5, sisi Atas, prisma segitiga, alas EF, tinggi 3, posisi puncak 0.
Atau buat titik & garis sendiri
Garis: pakai pilihan “Titik pertama” dan “Titik kedua” di langkah 4.
5Cari jarak dua titik
Pilih dua titik, atau coba contoh:
6Cari sudut
Pilih tiga titik. Titik yang di tengah adalah titik sudutnya. Contoh: ∠ABG artinya sudut di titik B.
7Jarak titik ke garis
Jarak terpendek adalah garis yang tegak lurus garis. Kakinya (titik proyeksi) ditandai dengan huruf aksen, misalnya A′.
8Jarak titik ke bidang
Bidang dibentuk dari 3 titik yang tidak segaris. Jaraknya diukur tegak lurus bidang.
9Bidang irisan
Bidang datar yang dibentuk 3 titik memotong bangun. Bagian potongnya diwarnai oranye. Hanya untuk bangun bersisi datar.
10Jaring-jaring
Bentuk bangun jika dibuka rata, dengan ukuran sesuai langkah 2. Tersedia untuk semua bangun kecuali bola.
11Garis dan bidang lanjutan
Materi SMA: jarak dua garis bersilangan, sudut garis–bidang, sudut dua bidang, jarak garis ke bidang sejajar, dan jarak dua bidang sejajar.
12Latihan soal
Soal acak dari bangun yang sedang dipilih. Jawab dengan angka, boleh pakai koma atau titik.
Tekan “Soal baru” untuk mulai.
📍 Koordinat semua titik
Koordinat ditulis dengan titik koma (;) karena koma dipakai untuk desimal, misalnya (0; 4; 2,5) berarti x = 0, y = 4, z = 2,5. Titik awal (0; 0; 0) adalah titik tempat ketiga panah berpangkal: A pada kubus, balok, limas, dan prisma, serta P pada tabung.